Aku dan Cerita Ibukota
Alarm berbunyi untuk yang sekian kali, dan berkali-kali saya menambah jammya, untuk kemudian tidur kembali. Saya agak susah tidur, dan bisa tidur ketika mengantuk itu merupakan sebuah nikmat.
Alarm berbunyi lagi. Argghhh!!! Jam 10.11! Saya langsung beranjak dari ranjang, menyambar handuk saya, mandi, kemudian bersiap-siap untuk pergi. Hari ini minggu ke empat Maret dimana saya harus mengikuti pelatihan menulis. Acaranya jam 10.00 dan saya baru bangun jam 10.11 pula! Gila!!
Kepala saya masih pusing, dan segera mencari ojeg yang tidak jauh dari persimpangan jalan dekat rumah. Cabut Pak! Berharap bisa lebih cepat menuju halte busway terdekat, halte Mampang Prapatan, saya sudah telat setengah jam. Eh, si bapaknya malah masuk ke gang-gang kecil, dan ternyata ada orang yang sedang hajatan, jalan (gang kecil pun) diblokir. Dan kami, (saya dan bapak tukang ojeg) harus memutar, mengambil jalan ke jalan besar, kenapa ga dari tadi coba?

